perkembangan janin

Memiliki janin yang sehat dan lahir dengan normal serta selamat adalah impian tiap ibu hamil. Tapi siapa sangka, lima keadaan di bawah ini ternyata bisa membahayakan perkembangan janin di dalam kandungan. Apa saja kondisi itu? Simak, yuk.

Kelebihan vitamin A

Tidak Disangka ternyata kelebihan vitamin dapat membahayakan keadaan janin di dalam kandungan. Vitamin A yang terlalu banyak akan bersifat teratogenik dan membahayakan janin. Akibatnya adalah janin lahir prematur. Tapi jangan sampai kekurangan pula, karena bisa mempengaruhi imunitas janin.

Selain vitamin A, zat gizi yang tidak boleh kurang selama kehamilan adalah asam folat, AA, DHA, kalsium, dan zat besi. Kunci dari kecukupan gizi ibu hamil, tanpa kekurangan ataupun kelebihan adalah pengaturan pola makan yang benar.

perkembangan janin
                                                            perkembangan janin

Kelebihan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas yang diderita ibu, akan menyebabkan peradangan dan banyaknya radikal bebas yang membahayakan. Radikal bebas akan membuat janin rawan terserang infeksi. Selain itu, obesitas pada ibu juga berpengaruh pada kemungkinan penyakit degeneratif seperti diabetes pada anaknya kelak.

Pada umumnya dokter menyarankan agar kenaikan berat badan selama hamil tidak melebihi dua puluh lima kilogram.

Keputihan

Keputihan dapat menyebabkan infeksi dan serangan bakteri pada kehamilan. Sebaiknya ibu segera memeriksakan diri dan menjalani tes laboratorium agar mendapatkan obat yang tepat sesuai penyebab keputihan.

Pola Hidup tak sehat

Terlalu banyak gula dan sedikit serat akan membuat Anda terserang banyak penyakit. Jika sedang hamil, kondisi ini akan membuat keadaan janin dalam bahaya. Misalnya karena penurunan fungsi plasenta. Penurunan fungsi plasenta dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin kelak setelah lahir.

Demam tinggi

Demam bisa disebabkan oleh infeksi, serangan virus, dll. Walau tidak semua demam berbahaya, namun jika suhu tubuh sudah di atas 39 derajat, sebaiknya segera ke dokter. Kebanyakan ibu hamil yang demam akan mengakibatkan bayi stres, kekurangan cairan amnion, dan kelahiran prematur.

Perkembangan janin di dalam kandungan sangat terpengaruh oleh asupan gizi dan kondisi ibunya. Maka sebaiknya ibu hamil selalu memperhatikan makanan dan kondisi kesehatannya.